ASALAMU 'ALAIKUM WAROHMATULLOHI WABAROKATUH BLOG By MUH FAJAR HUDI APRIANTO @ MARI KITA GUNAKAN WAKTU KITA YANG TERSISA DENGAN SEBAIK MUNGKIN KARENA WAKTU KITA HANYA SEDIKIT AGAR KITA TIDAK TERMASUK ORANG ORANG YANG MERUGI mafa GUNAKAN WAKTU MUDAMU SEBELUM DATANG WAKTU TUAMU WAKTU SEHATMU SEBELUM DATANG WAKTU SAKITMU KAYAMU SEBELUM TIBA MISKIN WAKTU LAPANGMU SEBELUM TIBA WAKTU SEMPITMU DAN GUNAKAN WAKTU HIDUPMU SEBELUM TIBA MATIMU pesan nabi

Kamis, 08 Juni 2017

Hikmah Perintah Jihad Diakhirkan/ Setelah Hijrah

Mengapa perintah jihad dengan kekuatan senjata baru turun pada saat Nabi Muhammad Solallohu alaihi Wasalam Hijrah? Berikut ini beberapa hikmah yang terkandung di dalamnya. 

1. Amatlah tepat jika pengenalan terhadap Islam, seruan kepadanya, penegakan ajarannya, dari upaya menyingkirkan semua halangan yang mungicin muncul dalam meniabaminya dilakukan lebih dulu daripada pcnggunaan kekuatan scnjata. Jadi, dakwah dan pcmahaman merupakan tahap awal sebelum jihad. Itulah mengapa jihad dihukumi fardu kifayah, gugur jika sebagian umat Islam telah melakukannya. 
2. Karena Allah Swt. mengasah dan menyayangi hambaNya, Dia tidak membebani mereka dengan kewaiban bcrjihad, kecuah telah tersedia Dar al-Islam sebagai tempat berhndung dan tempat tinggal yang baik bagi mereka. Madinah AI-Munawwarah merupakan Dar alIslam pertama dalam sejarah Islam. 

Sekelumit tentangJihad dan Perintah Pelaksanaannya 
Di bagian in,, kita akan membahas lebsh lanjut mengenai jihad dan perang Sebelum itu kita perlu mengetahui prinsip jihad yang benar serta kewajiban melaksanakan dan tahapan yang harus dilalui. 
Tema jihad menjadi sasaran tembak para pelaku ghazw aI-fikr untuk mencampur-adukkan kebenaran dengan kebatan serta mencarl rekahan di antara bangunan agama Islam yang hanif untuk menanamkan keraguan. 
Tidaklah mengherankan bilamana kalangan musuh Isiam selalu berusaha menyerang syariat, khususnya berkenaan dengan jihad Kita semua tahu, salah satu sendi ajaran Islam yang paling ditakuti musuhmusuh Islam adalah jihad 
Mereka mengetahui bahwa, jika semangat jihad telah berkobar dalam jiwa setiap muslim atau memberi pengaruh terhadap kehidupan umat Islam di suatu masa, tidak akan ada kekuatan apa pun yang mampu menghadapi kekuatan Islam OIeh karena itu. semua upaya menghentikan penyebaran Islam dimula, dari titik ini. 
Sebelum melanjutkan pembahasan, kami ingin terlebih dahulu menjelaskan tentang arti jihad, tujuan, dan tahapan-tahapan yang harus ditempuh. Selain itu, kami akan menjelaskan beberapa kekeliruan yang mer’usak pengertian jihad, juga klasifikasinya yang tidak mendasar. 
Jihad ialah bersungguh-sungguh dalam menegakkan kalimat Allah Swt. dan pembentukan masyarakat Islam. Berperang dengan sungguh-sungguh merupakan salah satu implementasi iihad. 
Tujuan jihad adalah membangun masyarakat Islam dan mendiriikan Daulah Islamiyah yang benar. 
Mengenal tahapan-tahapan jihad, sebagaimana diketahui, jihad pada masa awal islam hanya dilakukan lewat dakwah secara damal dan bertahan menghadapi 



serangan dan gangguan. Pada rnasa awal hijrah, perang untuk membela din mulai disyariatkan. 

Setelah itu, perang terhadap siapa pun yang menghalangi jalan menuju pembentukan masyarakat Islam mulai disyariatkan. Jihad dilakukan untuk menyingkirkan kekufuran, para penyembah berhala, dan orang-orang musynk dari negerii Islam Hal itu patut dilakukan karena masyarakat Islam yang benar tentu fldak dapat berkaitan dengan kekufuran atau paganisrne. Adapun kalangan ahli kitab dituntut tunduk pada aturan masyarakat Islam. Selama itu dipenuhi. rnereka boleh tinggal di negeni Islam dengan catatan membayarjizyah sebagai penggantl zakat yang dibayarkan umat Islam. 
Pada tahap terakhir ini, hukum jihad pun mulai ditetapkan secara utuh dalam Islam sebagai kewajiban senap muslim di setiap zaman, terutama ketika mereka memiliki kekuatan dan sarana yang memadai. Berkenaan dengan jihad pada tahap ini, Allah Swt. berfirman, “Hal orang-orong yang beriman, perangilah orang-orang kafir yang ada di sekitar karnu itu, dan hen daklah mereka menemul kekerosan danmu. Dan ketahuiloh bahwasanya Allah beserta orang-orong yang bertakwa,” (QSAt-Taubah (9]: 123). 
Rasulullah Saw. bersabda, “Aku dipenntahkan untuk memerangi manusia sampal mereka menyatakan ‘tiada Tuhan selain Allah’. Siapa pun yang mengatakan ‘tiada Tuhan selain Allah’, maka selurub harta dan dirinya telah terlindungi dariku, kecuali dengan alasan yang benar. Adapun urusan perhitungan (ama!) nya diserahkan kepada Allah Swt” (HR Muttafaq ‘alaih).



dikutib dari buku Fiqih Siroh  Dr. Said Ramadhan Al Buthy 

Rabu, 10 Mei 2017

Hikmah Terpilihnya Rasulullah di Sernenanjung Arab

Hikmah terpilihnya Sernenanjung Arab ini senada dengan hikmah terpilihnya Rasulullah yang ummi alias tidak dapat membaca dan menulis. Bagi Allah. demikian itu bisa jadi agar rnanusia tidak meragukari misi kenaban yang diemban Muhammad Saw. Selamn itu, Allah Swt. mengunci mati semua piritu keraguan terhadap keabsahan dakwah Rasulullah Saw. 
Hal lain yang turut menyempurnakan hikmah ilahiah yang sedang kita bicarakan mi ialah, Iingkungan tempat trnggal rasul yang buta huruf itu memang seharusnya hngkungan yang juga “buta huruf berbeda dengan semua bangsa yang ada d sekitarnya. Maksudnya, bangsa Arab kala itu adalah bangsa yang beluni terkontaminasi” peradaban yang ada di sekelilingnya Pikiran mereka belurn dicemari berbagai macam fllsafat yang tidak jelas ujungpangkalnya. 
Hikmah llahiah lainnya adalah menyingkirkan keraguan dan dada sernua manusia. Tidaklah mudah untuk dipercaya, andaikata nabi yang diutus Allah Swt. dan kalangan terpelajar yang menguasai kitab-kitab kuno, sejarah bangsab angsa purba, dan peradaban di sekitarnya. Di samping itu, Allah Swt. juga ingmn rnenyingkirkan keraguan manusia, seandamnya dakwah Islam lahirdi tengah bangsa berperadaban tinggi dan meniiliki pemikiran NsafaL yang sudah terbangun, seniisal Persia, Yunani, atau Romawi. Jika itu terjadi, pasfl akan muncul banyak “setan” yang menyangkal kenabian Muhammad Saw. Mereka akan menuduhnya sebaga upaya eksperimental-kebudayaan atau sebagai salah satu pemikiran lilsafat belaka 
Berkenaan dengan hikmah llahiah in,, Al-Qur’an secara gamblang menyatakan, “. Senantiasa bertasbih kepada Allah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Raja, yang Maha Suci, yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (1)Dia-lah yang mengutus kepada kaum yang buta huruf seorang Rasul di antara mereka, yang membacakan ayat-ayat-Nya kepada mereka, mensucikan mereka dan mengajarkan mereka kitab dan Hikmah (As Sunnah). dan Sesungguhnya mereka sebelumnya benar-benar dalam kesesatan yang nyata (62;1-2),

Memang sudah kehendak Allah urituk memilih utusan yang buta huruf Adalah kehendak-Nya nemilih tempat kelahiran rasul pilihan-Nya di tengah bangsa yang sebagian besar rnasyarakatnya buta huruf Tujuannya agar mukjizat kenabian dan syariat slam dapat menyala terang di dalam dada setap insan, tanpa harus dikoton berbagai paham dan ajaran karsa kreatif manusia Hal ini, menunjukkan, betapa besar rahmat Allah Swt bag, hamba-hamba-Nya 
Selain itu, masih ada beberapa hikmah yang dapat disimpulkan penulis dalam poin-poir berikut ini :

1. Sebagaimana diketahui bersama, Allah Swt rnenjadikan Baitullah sebagai “tempat berkumpul dan tempat yang aman bagi rnanusia”. Selain itu, menjadikannya sebagal ‘rumch pertama yanq diban gun untuk manusia’ sebagam ternpat penyelenggaraan ibadah dan mendirikan syiar agama. Di lembah itu pulalah Allah Swt. jauh sebelumnya telah mengukuhkan dakwah bapak para nabi, Ibrahirn as. Dengansegala bentuk keistimewaan itu, kawasan yang penub berkah ini  memang Iayak menjadi “buatan” bagi dakwah Islam yang merupakan kelanjutan millah Ibrahim, menjadi tempat kelahiran dan diutusnya nabi terakhir yang masih keturunan langsung dan Nab, Ibrahim. 
2. Jika ditinjau dan letak geografis Semenanjung Arab yang dipilih Allah Swt. sebagai tempat kelahiran dakwah agung ini, seperti yang telah kami sebutkan di muka, kawasan mi memang terletak tepat di tengah-tengah berbagai bangsa yang ada di sekelilingnya. 
3. Letak Semenanjung Arab yang strategis mi kut mendukung penyebaran dakwah Islam ke tengah bangsa-bangsa itu menjadi jauh lebih mudah dilakukan Jika memperhatikan perjalanan dakwah Islam di tempat kelahirannya dan pada masa kepemimpinan para AI-Khulafa’ Ar-Rasyidun. Anda pasti dapat melihat jelas kebenaran pendapat ini. 
4. Allah Swt. telah berkehendak menjadikan bahasa Arab sebagai bahasa dakwah Islam Selain itu, Allah Swt Juga menjadikan bahasa Arab sebagai alat pertama untuk nienerjemahkan” firman Allah yang kemudian disampaikan kepada kita 
5. Kalau saja mau meneliti karakter berbagai macam bahasa yang ada di dunia, kita pasti dapat mengetahui bahwa bahasa Arab sedemikian istimewa dibandingkan bahasa-bahasa yang lain Oleh karena itu, pantaslah Ia dijadikan bahasa utama umat Islam yang tinggal di seluruh penjuru dunia. 

dikutib dari Buku Fiqih Sirah Dr. Said RamadhanAl-Buthy