Tampilkan postingan dengan label POTRET. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label POTRET. Tampilkan semua postingan
Rabu, 27 Maret 2019
Pojok Baca Ceria
untuk meningkatkan minat membaca anak-anak kami luncurkan Program Pojok Baca , yang menempati pojok ruangan belakang , berikut kegiatan membaca anak-anak dalam pantauan kami
Sabtu, 02 Juli 2016
Contoh Sambutan Adik Kelas Pada Acara Wisuda/Akhirussannah
KESAN DAN PESAN DARI ADIK
Asalamu'alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh
ALHAMDULILLAHI ROBIL “ALAMIN , ALLADZI
ARSALA ROSULA BILHUDA WADINIL HAQ LIYUDZHIROHU ’ALA DINNI KULLIH WAKAFA BILLAHI
SYAHIDA ASHADU ALA ILAHA ILLALLOH WAHDAHU LAASYARIKALAH WA ASHADU ANNA
MUHAMMADAN NGABDUHU WA ROSULUH, ALLOHUMA SHOLI ‘ALA MUHAMMAD WA ‘ALA ALI MUHAMMAD. Amma ba’du
Yang terhormat , Bapak Pengawas Pendidikan Agama Islam , Bapak Ibu Pengurus
Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah Kayutrejo , bapak Ketua komite, Bapak/ Ibu
tokoh Masyarakat , Bapak /Ibu Wali Murid
, Bapak Kepala Madrasah dan Bapak /Ibu
guru serta teman-temanku semadrasah yang
berbahagia.
Marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Alloh Swt, yang telah
menciptakan manusia Dengan Desain Yang Sempurna, Sehingga
Diharapkan Dapat Menjadi Manusia Yang Terdidik Dan Mempunyai akhlak yang
mulia. Sholawat dan salam selalu tercurahkan kepada Nabi akhirruzaman Muhammad
Saw, yang telah mendidik umatnya sehingga mengerti makna hidup yang
sebenarnya.
Selanjutnya saya disini mewakili
teman-teman kelas satu sampai dengan
kelas lima yang ingin menyampaikan kesan dan pesan kami kepada kakak-kakakku
kelas enam yang telah lulus,selama kami bersua,bercengkrama dengan kakak,
kami sebagai seorang adik tentu banyak merasakan kesan yang mendalam yang
tergores disanubari adik. sedih, pilu, senang, bahagia mewarnai kebersamaan
kita, Terkadang lidah ini tajam hingga melukai hati kakak, terkadang tingkah
dan canda yang tanpa adik sadari telah menorehkan luka dan menyinggung perasaan
kakak , maka dari itu maafkanlah adik-adikmu ini ya kak...!, yang mungkin
selama ini adikmu tak sengaja untuk membuat hati kakak gundah.
Sebenarnya adik-adikmu ini masih
pingin sekali mengharapkan kehadiran
kakak-kakak semuanya untuk belajar
bersama, bercanda, bersenda gurau mengisi waktu di Madrasah yang kita cintai ini,
memang perjalanan waktu begitu cepat tahun demi tahun telah kita lalui, banyak
sudah kesan dan pesan yang kita torehkan serta
nasihat yang kudapati dari kakak, suka dan duka telah kita lalui
bersama, adikmu ini masih terlalu kecil untuk kau tinggalkan kak, masih butuh
bimbinganmu ,tapi............mau tidak mau, ikhlas tidak ikhlas kami semua
harus merelakan kakak pergi meninggalkan madrasah yang kita cintai ini.
Madrasah yang telah membesarkan
kita,madrasah yang telah mendidik kita hingga bisa apa-apa yang semula
kita tak bisa apa-apa. Sekali lagi
maafkanlah adikmu yang nakal ini ya kak............!
Selanjutnya izinkanlah adikmu yang
masih imut ini menyampaikan pesan pada kakak. Dalam sebuah hadist , nabi
Muhammad saw telah bersabda yang
artinya:
”
Kerugian yang paling besar dihari qiyamat ialah orang yang diberi
kemampuan ketika hidupnya didunia untuk mencari ilmu, akan tetapi ia tidak
mencarinya ( alhadits ) ”
dengan
berdasar hadits diatas, kakak-kakakku , marilah kita selalu mempergunakan umur
kita untuk selalu menuntut ilmu seluas-luasnya karena ilmu sebuah cahaya yang
akan menerangi hati nurani dan menerangi jalan hidup kita baik kehidupan dunia
maupun kehidupan ukhrowi.dan InsaAlloh
Do’a bapak/ibu guru dan adik-adikmu selalu menyertai kakak agar berhasil
dan sukses dalam meraih cita-cita.
Walaupun nanti kakak telah pergi kami semua berharap kaka tidak melupakan kami
semua, masih banyak kesempatan untuk selalu bersua dilain waktu dan kesempatan.
........disaat terakhir saya disini rasanya mata ini ingin menumpahkan
airmata sebagai tanda berat hati ntuk
melepas kepergian kakak-kakak semuanya, maka dari itu saya cukupkan sekian
apabila ada kata-kata yang tidak berkenan dihati para mustami, saya mohon maaf
yang sebasar-besarnya.dan selamat jalan buat kakak-kakakku semoga sukses dalam
segala hal . amiin.
Billahi Fii Sabillil
Haq
Wa'alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh
Sambutan Kelas VI Pada Acara Akhirussanah/Wisuda
SEPATAH KATA
DARI KAKAK
Asalamu'alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh
ALHAMDULILLAHI ROBIL
“ALAMIN WASHOLATU WASALAMU ‘ALA ROSULILLAH WAHABIBINA WAQUROTA A’YUNINA
MUHAMMADIN ABDILLAH , ASHADU ALA ILAHA ILLALLOH WA ASHADU ANNA MUHAMMADAR
ROSULULLOH, ALLOHUMA SHOLI ‘ALA MUHAMMAD WA ‘ALA ALI SAYIDINA MUHAMMAD. ....AMMA
BA’DU
Yang terhormat , Bapak Pengawas Pendidikan Agama Islam , Bapak Ibu Pengurus
Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah Kayutrejo
, bapak Ketua komite, Bapak/ Ibu tokoh Masyarakat ,Bapak Kepala Madrasah , Bapak /Ibu Wali Murid ,
dan para undangan serta teman-temanku
semadrasah yang berbahagia.
Puja dan Puji syukur kehadirot Alloh
swt yang selalu memberikan anugrah yang tiada terkira , sehingga jiwa .dan raga
kita tetap berfungsi dengan optimal. Sholawat dan salam tetap tercurahkan pada
nabi akhiruzzaman Muhammad saw yang telah merubah peradaban dunia dengan penuh
takjub dan mempesonakan.
Detik demi detik ,menit demi menit
hari demi hari bulan demi bulan tahun demi tahun tak terasa kita lewati bersama
entah suka maupun duka tiada dirasa . kita saling bercanda saling cubit, walau
terkadang ada sedikit marah namun
suasana teman semadrasah menyebabkan
kejadian demi kejadian cepat termaafkan dan terlupakan. Bapak ibu guru
yang dengan penuh sabar, telaten dengan penuh kasih sayang selalu membimbing pelajaran demi pelajaran
hingga terselasaikan .
Kami semua merasa berhutang budi
kepada bapak/ibu guru semua . ucapan terimakasih rasanya tak mungkin berbanding
lurus dengan apa yang kudapatkan dari beliau, entah dengan apa kami
membalasnya. Mulai dari kelas 1 yang masih terbata – bata untuk berucap bahkan
kadang belum bisa baca hingga menghantarkan kami semua diujung kelas 6,.dimana
telah banyak kami dapatkan, mulai dari bisa membaca, menulis, bisa sholat dengan baik dan masih segudang pengetahuan
lainnya. Maka kami ucapkan terima kasih
yang sebanyak banyaknya kepada bapak komite Bp. Pengurus, Bapak kepala Madrasah
maupun Bapak Ibu Guru atas keikhlasan dan kesabaranya, kami bersama rekan –
rekan Khususnya kelas VI berharap semoga semua itu menjadi amal jariyah bagi
bapak/ibu sekalian . dan kami bersama rekan – rekan kelas VI mohon do’a restu
setelah keluar dari Madrasah ini dapat memilih madrasah yang tepat sesuai keinginan para orangtua,
dan tidak terpengaruh pada hal-hal yang negatif , menjadi anak yang sukses, menjadi Qurrota
a’yun, menjadi anak yang sholeh dan sholihah, yang selalu mendo’akan kedua
orangtua.
Untuk adik-adikku yang kucintai kakak
sebentar lagi, tak bisa lagi bercanda tuk menemani dalam suasana madrasah yang
tercinta ini. Karena kakak musti meneruskan perjuangan dalam meraih jenjang
pendidikan yang lebih tinggi, maka dari itu kami juga minta do’a agar kakak
dalam meraih cita –cita akan dikabulkan Alloh swt. Kakak juga ingin berpesan
pada adik-adik agar selalu rajin belajar, menurutlah kepada bapak/ibu guru yang
telah merelakan waktu ,tenaga dan ilmunya hanya untuk memulyakan adik, agar adik jadi anak yang pandai yang berguna
bagi agama, nusa dan bangsa. Saya yakin
madrasah ini akan lebih baik, semakin maju, dan terdepan apabila adik-adik
belajar sungguh-sungguh dan mentaati perintah bapak/ibu guru serta mengikuti
perintah agama.
Dan akhirnya kami mohon Maaf apabila selama dalam asuhan, tentu
banyak salah, baik kepada bapak komite, Bp. Pengurus ,Bapak kepala Madrasah, Maupun Bapak Ibu guru serta tak lupa juga
pada adik-adikku kelas I s/d kelas V . dan Izinkan kami mohon diri dari
madrasah ini dengan diiringi untaian do’a dari bapak/ibu dan rekan –rekan semua
yang hadir disini.
Nasru minnalloh wa fatkhun qorib
Asalamu'alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh
Senin, 04 April 2016
Sistem Pendidikan Nabi Muhammad dan Masa Kholifah
A. PENDIDIKAN PADA MASA RASULULLAH SAW
Pendidikan islam pada masa Rasulullah dapat dibedakan menjadi 2 periode:
1. Periode Makkah
Rasulullah (saw) telah menyampaikan ilmu
secara sulit kepada ahli keluarga terdekat seperti isterinya Khadijah,
sepupunya Ali bin Abi Talib dan beberapa orang yang rapat dengan
baginda. Kaedah yang digunakan ketika penyampaian ilmu adalah secara
lemah lembut supaya orang ramai tertarik untuk belajar.
Rumah al-Arqam ialah tempat pendidikan
Islam pertama. Baginda dan sahabatnya sering bermesyuarat bagi mengatur
kaedah dan strategi berdakwah. Hampir tiga tahun baginda menyampaikan
ilmu secara sulit, lalu diturunkan ayat yang meminta baginda
menyampaikannya secara terbuka. Rasulullah (saw) telah menggunakan
kaedah berpidato dan berceramah di tempat-tempat yang menjadi tumpuan
orang ramai seperti di pasar Ukaz dan di sekitar Ka’bah ketika musim
haji.
Dalam masa pembinaan pendidikan agama
islam di Makkah Nabi Muhammad juga mengajarkan alqur’an karena al-qur’an
merupakan inti sari dan sumber pokok ajaran islam. Disamping itu Nabi
Muhamad SAW, mengajarkan tauhid kepada umatnya.
Intinya pendidikan dan pengajaran yang
diberikan Nabi selama di Makkah ialah pendidikan keagamaan dan akhlak
serta menganjurkan kepda manusia, supaya mempergunakan akal pikirannya
memperhatikan kejadian manusia, hewan, tumbuh-tumbuhan dan alam semesta
seagai anjuran pendidikan ‘akliyah dan ilmiyah.
Mahmud Yunus dalam bukunya Sejarah Pendidikan Islam, menyatakan bahwa pembinaan pendidikan islam pada masa Makkah meliputi:
a. Pendidikan Keagamaan. Yaitu hendaklah membaca dengan nama Allah semata jangan dipersekutukan dengan nama berhala.
b. Pendidikan Akliyah dan Ilmiah. Yaitu mempelajari kejadian manusiadari segumpal darah dan kejadian alam semesta.
c. Pendidikan Akhlak dan Budi pekerti.
Yaitu Nabi Muhammad SAW mengajarkan kepada sahabatnya agar berakhlak
baik sesuai dengan ajaran tauhid.
d. Pendidikan Jasmani atau Kesehatan. Yaitu mementingkan kebersihan pakaian, badan dan tempat kediaman.
2. Periode Madinah
Dalam pendidikan di Madinah Rasulullah
SAW. Menempati dua jabatan yaitu sebagai tokoh agama dan sebagai
pemimpin Negara. Yang mana berkaitan mengenai kehidupan sosial
masyarakat dan polotik (siyasah). Setelah membangun masjid Quba’ dan
Masjid Nabawi, sistem pendidikan Islam mengalami perubahan. Masjid telah
menjadi sekolah yang pertama dalam sistem pendidikan lslam.
Konsep pendidikan di Madinah lebih
tertumpu kepada perkara ibadat dan syariah tanpa melupakan soal-soal
yang lain. Dalam pendidikan ibadah, terdapat perkara yang diwajibkan
seperti sholat Jum’at. Selain itu, terdapat juga perkara yang disunatkan
seperti sholat hari raya. Pendidikan berpuasa telah bermula pada tahun
ke dua Hijrah dan ibadat Haji pula bermula pada tahun keenam Hijrah.
Selain itu, pendidikan zakat dan hukum perkahwinan turut diperkenalkan.
Selain itu pendidikan membaca dan menulis
telah diperkembang. Rasullulah s.a.w telah memerintahkan para sahabat
yang pandai menulis dan membaca supaya mencatit dan menulis ayat-ayat
al-Quran yang diwahyukan. Mereka juga di minta supaya mengajar umat
Islam yang tidak tahu menulis dan membaca.
Perbedaan ciri pokok pembinaan pendidikan islam periode kota Makkah dan kota Madinah:
1. Periode kota Makkah:
Pokok pembinaan pendidikan islam di kota
Makkah adalah pendidikan tauhid, titik beratnya adalah menanamkan
nilai-nilai tauhid ke dalam jiwa setiap individu muslim, agar jiwa
mereka terpancar sinar tauhid dan tercermin dalam perbuatan dan tingkah
laku dalam kehidupan sehari-hari.
2. Periode kota Madinah:
Pokok pembinaan pendidikan islam di kota
Madinah dapat dikatakan sebagai pendidikan sosial dan politik. Yang
merupakan kelanjutan dari pendidikan tauhid di Makkah, yaitu pembinaan
di bidang pendidikan sosial dan politik agar dijiwai oleh ajaran ,
merupakan cermin dan pantulan sinar tauhid tersebut.
B. PENDIDIKAN PADA MASA KHULAFAURRASYIDIN
Tahun-tahun pemerintahan Khulafa
al-Rasyidin merupakan perjuangan terus menerus antara hak yang mereka
bawa dan dakwahkan kebatilan yang mereka perangi dan musuhi. Pada zaman
khulafa al-Rasyidin seakan-akan kehidupan Rasulullah SAW itu terulang
kembali. Pendidikan islam masih tetap memantulkanAl-Qur’an dan Sunnah di
ibu kota khilafah di Makkah, di Madinah dan di berbagai negri lain yang
ditaklukan oleh orang-orang islam.
Berikut penguraian tentang pendidikan Islam pada masa Khulafaurrasyidin:
1. Masa Khalifah Abu Bakar as-Siddiq
Pola pendidikan pada masa Abu Bakar masih
seperti pada masa Nabi, baik dari segi materi maupun lembaga
pendidikannya. Dari segi materi pendidikan Islam terdiri dari pendidikan
tauhid atau keimanan, akhlak, ibadah, kesehatan, dan lain sebagainya.
Menurut Ahmad Syalabi lembaga untuk belajar membaca menulis ini disebut
dengan Kuttab. Kuttab merupakan lembaga pendidikan yang dibentuk setelah
masjid, selanjutnya Asama Hasan Fahmi mengatakan bahwa Kuttab didirikan
oleh orang-orang Arab pada masa Abu Bakar dan pusat pembelajaran pada
masa ini adalah Madinah, sedangkan yang bertindak sebagai tenaga
pendidik adalah para sahabat rasul terdekat.
Lembaga pendidikan Islam masjid, masjid
dijadikan sebagai benteng pertahanan rohani, tempat pertemuan, dan
lembaga pendidikan Islam, sebagai tempat shalat berjama’ah, membaca
Al-qur’an dan lain sebagainya.
2. Masa Khalifah Umar bin Khattab
Berkaitan dengan masalah pendidikan,
khalifah Umar bin Khattab merupakan seorang pendidik yang melakukan
penyuluhan pendidikan di kota Madinah, beliau juga menerapkan pendidikan
di masjid-masjid dan pasar-pasar serta mengangkat dan menunjuk
guru-guru untuk tiap-tiap daerah yang ditaklukan itu, mereka bertugas
mengajarkan isi al Qur’an dan ajaran Islam lainnya. Adapun metode yang
mereka pakai adalah guru duduk di halaman masjid sedangkan murid
melingkarinya.
Pelaksanaan pendidikan di masa Khalifah
Umar bin Kattab lebih maju, sebab selama Umar memerintah Negara berada
dalam keadaan stabil dan aman, ini disebabkan disamping telah
ditetapkannya masjid sebagai pusat pendidikan juga telah terbentuknya
pusat-pusat pendidikan Islam di berbagai kota dengan materi yang
dikembangkan, baik dari segi ilmu bahasa, menulis, dan pokok ilmu-ilmu
lainnya.
Pendidikan dikelola di bawah pengaturan
gubernur yang berkuasa saat itu,serta diiringi kemajuan di berbagai
bidang, seperti jawatan pos, kepolisian, baitulmal dan sebagainya.
Adapun sumber gaji para pendidik waktu itu diambilkan dari daerah yang
ditaklukan dan dari baitulmal.
3. Masa Khalifah Usman bin Affan
Pada masa khalifah Usman bin Affan,
pelaksanaan pendidikan Islam tidak jauh berbeda dengan masa sebelumnya.
Pendidikan di masa ini hanya melanjutkan apa yang telah ada, namun hanya
sedikit terjadi perubahan yang mewarnai pendidikan Islam. Para sahabat
yang berpengaruh dan dekat dengan Rasulullah yang tidak diperbolehkan
meninggalkan Madinah di masa khalifah Umar, diberikan kelonggaran untuk
keluar di daerah-daerah yang mereka sukai. Kebijakan ini sangat besar
pengaruhnya bagi pelaksanaan pendidikan di daerah-daerah.
Proses pelaksanaan pola pendidikan pada
masa Usman ini lebih ringan dan lebih mudah dijangkau oleh seluruh
peserta didik yang ingin menuntut dan belajar Islam dan dari segi pusat
pendidikan juga lebih banyak, sebab pada masa ini para sahabat memilih
tempat yang mereka inginkan untuk memberikan pendidikan kepada
masyarakat.
Tugas mendidik dan mengajar umat pada
masa ini diserahkan pada umat itu sendiri, artinya pemerintah tidak
mengangkat guru-guru, dengan demikian para pendidik sendiri melaksanakan
tugasnya hanya dengan mengharapkan keridhaan Allah.
4. Masa Khalifah Ali bin Abi Thalib
Pada masa Ali telah terjadi kekacauan dan
pemberontakan, sehingga di masa ia berkuasa pemerintahannya tidak
stabil. Dengan kericuhan politik pada masa Ali berkuasa, kegiatan
pendidikan Islam mendapat hambatan dan gangguan. Pada saat itu Ali tidak
sempat lagi memikirkan masalah pendidikan sebab keseluruhan
perhatiannya itu ditumpahkan pada masalah keamanan dan kedamaian bagi
seluruh masyarakat Islam.
C. PENDIDIKAN PADA MASA BANI UMAIYAH
Institusi Pendidikan
1. Masjid dijadikan institusi pndidikan utama seperti masjid Kufah dan Basrah
2. Istana khalifah dijadikan tempat belajar dan perpustakaan yang menyimpan segala bahan bacaan.
3. Bahan bacaan Yunani diterjemahkan dalam kesusasteraan Arab
4. Terdapat juga Khuttab iaitu sekolah permulaan.
5. Terdapat dua jenis khuttab
6. Untuk orang awam yang dikenakan yuran pengajian.
7. Khuttab al-Sabil untuk kanak-kanak miskin yang tidak dikenakan yuran pengajian.
8. Pengajian al-Quran dan asas ilmu agama ditekankan di khuttab.
9. Kaedah pengajian berbentuk Halaqah,iaitu seseorang guru duduk di tengah dan dikelilingi oleh murid-murid
Tenaga Pengajar
1. Guru-guru di masjid mpunyai ilmu pengetahuan yang kukuh dan memiliki pelbagai pengetahuan lain.
2. Mereka mengajar dengan ikhlas tanpa mengharapkan gaji.
3. Guru-guru di Istana di gelar Muaddib dan kurang berpengetahuan berbanding guru-guru di masjid.
4. Mereka bukan sahaja mengajar ilmu tetapi mendidik anak-anak khalifah.
5. Antara ulama yang terkenal yang menjadi guru di masjid ;
a. Abdullah bin Abbas ; ahli tafsir, Hadis, Fekah dan Sastera.
b. Hassan al-Basri ; ahli fekah,
usuluddin, dan murid beliau yang terkenal ialah Wasil bin Ata’ iaitu
pengasas mazhab Mu’tazillah.
Mata Pelajaran Yang Diajar
1. Pengajian seni muzik dan puisi berpusat di Makkah dan Madinah.
2. Pengajian kesusasteraan dan ilmiah
berpusat di Kufah dan Basrah. Khutbah, syarahan, dan puisi menjadi
subjek yang utama untuk menyampaikan propaganda kerajaan Bani Umaiyah.
3. Semasa pemerintahan khalifah Umar bin Abdul Aziz, ilmu falsafah telah diajar.
4. Ilmu Qiraat (ilmu membaca al-Quran) dikembangkan.
5. Ilmu diajar di masjid-masjid di Damsyik, Madinah, Kufah, dan Basrah.
Al-Quran juga diletak titik dan tanda serta tanda tanwin dan syaddah. Tugas tersebut dilakukan oleh Nasir bin Asim
Sistem Pengajaran
1. Pendidikan secara terbuka di Khuttab dan masjid telah menjadikan rakyat berlumba-lumba mengejar ilmu pengetahuan
2. Penyebaran agama Islam telah meluas dan perlu kepada sistem pendidikan bagi mengajar penganut-penganut baru agama Islam.
3. Kemunculan ilmu falsafah yang menjadi senjata untuk mematahkan hujah orang Yahudi dan Nasrani.
4. Ilmu sejarah juga membantu
perkembangan sistem pendidikan untuk memahami ilmu ketatanegaraan,
sistem pemerintahan dan pentadbiran serta memahami peristiwa masa lalu.
D. PENDIDIKAN PADA MASA BANI ABBASIYAH
Institusi Pendidikan
1. Pada zaman khalifah Al-Makmun, Baghdad menjadi pusat pendidikan yang masyhur di dunia.
2. Pada zaman khalifah Harun Al-Rasyid, di dirikan Baitulhikmah pusat pengajian dan terjemahan.
3. Di Kaherah terdirinya Dar Al-Hikmah. Di Syria wujudnya madrasah Nuriyah Al-Kubra.
4. Pada tahun 459 Hijrah, sebuah
institusi pendidikan tinggi di Naisabur, iaitu Madrasah Nizamiyyah yang
didirikan di zaman pemerintahan Bani Saljuk di bawah pimpinan Perdana
Menteri Nizam Al-Muluk.
5. Terdapat juga pusat pengajian yang
lebih rendah disekitar Baghdad seperti Khuttab dan tempat pengajian
umum seperti perpustakaan, istana, kedai-kedai buku dan sebagainya
Tenaga Pengajar
1. Guru dipandang tinggi oleh masyarakat serta diberi gaji yang tinggi.
2. Kebanyakan Khalifah Bani Abbasiyyah mencintai ilmu pendidikan dan kesusasteraan serta menjadi penaung.
3. Pada zaman ini lahir beberapa
orang tokoh ulamak seperti Imam Abu Hanifah( 150 Hijrah), Imam Malik(
178 Hijrah), Imam Syafie ( 204 Hijrah), Imam Ahmad ( 241 Hijrah) dan
lain-lain.
Mata pelajaran yang diajar
1. Di Khuttab, diajar menulis, membaca, mengira serta mengaji dan membaca Al-Quran
2. Di peringkat menengah, semua bidang diajar seperti falsafah, matematik,kimia, dan astronomi.
Sistem pengajaran
1. Terbagi kepada dua, iaitu sistem bersekolah dan sistem halaqah.
2. Murid-murid di peringkat sekolah rendah menggunakan batu tulis dan pena batu.
3. Bahan bacaan ialah Al-Quran, beberapa rangkap syair, dan bahan-bahan yang mudah serta kitab nahu dan sastera.
4. Peringkat menengah, peralatan pengajian lebih moden.
Rabu, 10 Juni 2015
Kartu Ucapan Aqiqah dan hal yang berkaitan dengannya
Mahira Zulfia Haqqie Elfajr
Hal yang disunahkan pada hari ke tujuh kelahiran yaitu :
1. Menyebelih kambing aqiqoh , anak laki-laki 2 ekor kambing sedang anak perempuan 1 ekor kambing
2. Memberikan nama yang baik yang islami
3. Mencukur rambutnya sampai Gundul ( tahliq) dan bersedeqahlah seberat rambut kepalanya dengan perak atau emas
Contoh ucapan Aqiqoh Anak yang sesuai sunnah Rasulullah adalah seperti berikut :
- Doa yang diucapkan kepada seseorang yang dikarunia anak
“baarokallahu laka, filmauhuubi laka, wa syakartal waa hiba, wa balagho asyuddahu, wa ruziqta birrohu”
- Balasan doa point a (dibacakan sebagai balasan dari orang yang dikaruniai anak)
“baa rokallahu laka, wa baaroka ‘alaika, wa jazaakallahu khoiro, wa rozaqokallahu mitslahu, wa ajzala tsawaabaka”
- Kata-kata yang biasa ada dalam contoh ucapan aqiqah anak
Contoh ucapan aqiqah bisa seperti berikut : Alhamdulillah telah lahir putra kami tercinta yang pertama pada hari Selasa, tanggal 01 Sya'ban 1436 H / 19 Mei 2015 M, pada jam 11.15 dengan selamat dan lancar. Kelahiran putri kami ini merupakan anugerah terbesar, diantara karunia dan Amanah tanggungjawab yang Allah berikan kepada kami. Jelas ini titipan Allah yang akan kami bimbing dan didik sebaik-baiknya agar menjadi anak yang Cerdas, shalih, mandiri, dan bermanfaat bagi agama dan masayarakat serta bangsa dan negara.
Kamis, 04 April 2013
Narsis, Pengertian dan Definisinya
. Asal Mula istilah Narsis.
Konsep dan istilah narsisisme atau narsisistik berawal dari mitologi
Yunani kuno tentang seorang pemuda tampan yang bernama Narsisus.
Narsisus adalah putra dewa sungai, Cephissus. Pada saat itu Echo,
seorang dewi yang tidak bisa berbicara, jatuh cinta kepadanya. Namun
Narcisus bertindak kejam dan menolak cinta Echo. Pada suatu hari,
Narsisus melewati sebuah danau yang sangat bening airnya dan melihat
pantulan dirinya sendiri. Narsisus sangat mengagumi dan jatuh cinta pada
pantulan itu. Narsisus sangat ingin menjamah dan memiliki wajah yang
dilihatnya, tapi setiap kali mengulurkan tangannya untuk meraih pantulan
itu, bayangan itu kemudian menghilang.
Narsisus tetap menunggu di tepi danau untuk mendapatkan bayangan yang
menjadi obyek kekagumannya sampai mau menceburkan dirinya sendiri ke
dalam danau dan akhirnya mati. Para dewa merasa kasihan padanya,
sehingga Narsisus ditranformasikan menjadi tumbuhan berbunga yang diberi
nama Narsisus berwarna kuning cerah, dan dikenal juga dengan nama
Yellow Daffodil. Mitologi ini digunakan dalam Psikologi pertama kalinya
oleh Sigmund Freud (1856-1939) untuk menggambarkan individu-individu
yang menunjukkan cinta diri yang berlebihan. Freud menamakan “The narsissists” dan pelakunya disebut individu narsisistik atau seorang narsisis (http://www.psikologiums.net).
Lebih lanjut Fromm berpendapat, narsisme
merupakan kondisi pengalaman seseorang yang dia rasakan sebagai sesuatu
yang benar-benar nyata hanyalah tubuhnya, kebutuhannya, perasaannya,
pikirannya, serta benda atau orang-orang yang masih ada hubungan
dengannya. Sebaliknya, orang atau kelompok lain yang tidak menjadi
bagiannya senatiasa dianggap tidak nyata, inferior, tidak memiliki arti,
dan karenanya tidak perlu dihiraukan. Bahkan, ketika yang lain itu
dianggap sebagai ancaman, apa pun bisa dilakukan, melalui agresi
sekalipun (Pikiran Rakyat, 14/04/2003).
Menurut Spencer A Rathus dan Jeffrey S Nevid dalam bukunya, Abnormal Psychology (2000), orang yang narcissistic atau narsistik
memandang dirinya dengan cara yang berlebihan. Mereka senang sekali
menyombongkan dirinya dan berharap orang lain memberikan pujian. Menurut
Rathus dan Nevid (2000) dalam bukunya, Abnormal Psychology
orang yang narsistik memandang dirinya dengan cara yang berlebihan,
senang sekali menyombongkan dirinya dan berharap orang lain memberikan
pujian (Kompas, Jumat, 01 April 2005).
Sedangkan menurut Papu (2002) yang mengutip DSM-IV (Diagnostic and
Statistical Manual of Mental Disorders – Fourth Edition) orang yang
narsistik akan mengalami gangguan kepribadian, gangguan kepribadian yang
dimaksud adalah gangguan kepribadian narsisistik atau narcissistic
personality disorder. Gangguan kepribadian ini ditandai dengan ciri-ciri
berupa perasaan superior bahwa dirinya adalah paling penting, paling
mampu, paling unik, sangat eksesif untuk dikagumi dan disanjung, kurang
memiliki empathy, angkuh dan selalu merasa bahwa dirinya layak untuk
diperlakukan berbeda dengan orang lain.
Lebih lanjut menurut Menurut Sadarjoen (2003) yang mengutip Mitchell JJ dalam bukunya, The Natural Limitations of Youth,
ada lima penyebab kemunculan narsis pada remaja, yaitu adanya
kecenderungan mengharapkan perlakuan khusus, kurang bisa berempati sama
orang lain, sulit memberikan kasih sayang, belum punya kontrol moral
yang kuat, dan kurang rasional. Kedua aspek terakhir inilah yang paling
kuat memicu narsisme yang berefek gawat.
Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa perilaku narsistik
ditandai dengan kecenderungan untuk memandang dirinya dengan cara yang
berlebihan, senang sekali menyombongkan dirinya dan berharap orang lain
memberikan pujian selain itu juga tumbuh perasaan paling mampu, paling
un
Arti Dajjal Dan Ya'juj Wa Ma'juj
Dajjal disebutkan berulang-ulang dalam Hadits, sedangkan Ya'juj wa-Ma'juj bukan saja disebutkan dalam Hadits, melainkan pula dalam Al-Qur'an. Dan kemunculannya yang kedua kalinya ini dihubungkan dengan turunnya Al-Masih.
Kata Dajjal berasal dari kata dajala, artinya, menutupi (sesuatu). Kamus Lisanul-'Arab mengemukakan beberapa pendapat mengapa disebut Dajjal. Menurut suatu pendapat, ia disebut Dajjal karena ia adalah pembohong yang menutupi kebenaran dengan kepalsuan. Pendapat lainnya mengatakan, karena ia menutupi bumi dengan bilangannya yang besar. Pendapat ketiga mengatakan, karena ia menutupi manusia dengan kekafiran. Keempat, karena ia tersebar dan menutupi seluruh muka bumi.
Pendapat lain mengatakan, bahwa Dajjal itu bangsa yang menyebarkan barang dagangannya ke seluruh dunia, artinya, menutupi dunia dengan barang dagangannya. Ada juga pendapat yang mengatakan, bahwa ia dijuluki Dajjal karena mengatakan hal-hal yang bertentangan dengan hatinya, artinya, ia menutupi maksud yang sebenarnya dengan kata-kata palsu.
Kata Ya'juj dan Ma juj berasal dari kata ajja atau ajij dalam wazan Yaf'ul; kata ajij artinya nyala api. Tetapi kata ajja berarti pula asra'a, maknanya berjalan cepat. Itulah makna yang tertera dalam kamus Lisanul-'Arab. Ya'juj wa-Ma'juj dapat pula diibaratkan sebagai api menyala dan air bergelombang, karena hebatnya gerakan.
Kata Dajjal berasal dari kata dajala, artinya, menutupi (sesuatu). Kamus Lisanul-'Arab mengemukakan beberapa pendapat mengapa disebut Dajjal. Menurut suatu pendapat, ia disebut Dajjal karena ia adalah pembohong yang menutupi kebenaran dengan kepalsuan. Pendapat lainnya mengatakan, karena ia menutupi bumi dengan bilangannya yang besar. Pendapat ketiga mengatakan, karena ia menutupi manusia dengan kekafiran. Keempat, karena ia tersebar dan menutupi seluruh muka bumi.
Pendapat lain mengatakan, bahwa Dajjal itu bangsa yang menyebarkan barang dagangannya ke seluruh dunia, artinya, menutupi dunia dengan barang dagangannya. Ada juga pendapat yang mengatakan, bahwa ia dijuluki Dajjal karena mengatakan hal-hal yang bertentangan dengan hatinya, artinya, ia menutupi maksud yang sebenarnya dengan kata-kata palsu.
Kata Ya'juj dan Ma juj berasal dari kata ajja atau ajij dalam wazan Yaf'ul; kata ajij artinya nyala api. Tetapi kata ajja berarti pula asra'a, maknanya berjalan cepat. Itulah makna yang tertera dalam kamus Lisanul-'Arab. Ya'juj wa-Ma'juj dapat pula diibaratkan sebagai api menyala dan air bergelombang, karena hebatnya gerakan.
Senin, 25 Maret 2013
Tips Belajar Efektif yang Tidak Membosankan
Belajar,
itulah kata yang setiap hari pelajar lakukan, .Tetapi, kadang-kadang belajar membuat kita bosan sehingga kita tidak
berniat untuk belajar. Nah, kami ada beberapa tips untuk membuat belajar yang
sehari-hari kita lakukan tidak membosankan bisa menyenangkan :
1. Selingi dengan istirahat
Jika merasa mulai jenuh atau bosan belajar terus menerus, ada baiknya diselingi dengan istirahat. Misalkan setiap belajar 1 jam, istirahatnya sekitar 10 menit. Kita bisa melakukannya sambil keluar dulu dari dalam ruang belajar, ambil minum atau makan makanan kecil, tapi jangan lupa untuk balik lagi buat belajar.
2. Atur Ruang Belajar
Kenyamanan ruang belajar juga bisa membuat suasana belajar kita menjadi enak. Jangan sampai ruangan tersebut berantakan, rapikan dulu barang-barang yang acak-acakan tersebut, jika sudah rapi akan keliatan lebih luas dan segar. Ini juga merupakan bentuk cara belajar efektif yang mempunyai faktor besar.
3. Dengarkan Musik
Ada yang bilang kalo cara belajar efektif sambil dengerin musik bisa ngebantu kita agar berpikir jernih. Hmm.. boleh dicoba tuh, tapi jangan sampai musik yang diputar adalah jenis musik hingar bingar, malahan tidak bisa konsentrasi nantinya. Carilah musik yang lembut, dan kalo bisa musik instrumental (tapi hati-hati, jangan sampai ketiduran lho).
4. Belajar dengan Praktik
Cara belajar efektif yang tidak membosankan keempat adalah jika belajar hanya dengan membaca (teori) saja, bisa menyebabkan jenuh, cobain deh untuk melakukannya (praktik). Misalnya pelajaran IPA, kita bisa belajar sambil mengamati tumbuh-tumbuhan, hewan atau apapun, dengan demikian kita bisa membuat sebuah acara belajar jadi mengasyikan, sekalian membuktikan kebenaran teori tersebut.
5. Belajar dengan Rutin
Dengan belajar dengan rutin, kita bisa mengingat pelajaran yang dahulu pernah diajarkan oleh guru maupun belum pernah diajarkan.
6. Jadilah seorang Detektif
Detektif? ini kan belajar bukannya mecahin kasus kejahatan? maksudnya adalah, di dalam belajar, anggaplah pelajaran itu sebagai teka-teki yang harus dipecahkan, atau kasus yang sangat sulit untuk diselesaikan. Kayak detektif Conan gitu, kalo kita berhasil mecahin kasus tersebut, berarti kita adalah detektif yang hebat.
7. Ubah Metode Belajar
Jangan belajar dengan cara yang sama dengan terus menerus. mungkin anda tidak cocok dengan teknik belajar seperti itu, setahu kami ada 3 jenis metode cara belajar efektif yang bisa anda pahami ini.
1. Selingi dengan istirahat
Jika merasa mulai jenuh atau bosan belajar terus menerus, ada baiknya diselingi dengan istirahat. Misalkan setiap belajar 1 jam, istirahatnya sekitar 10 menit. Kita bisa melakukannya sambil keluar dulu dari dalam ruang belajar, ambil minum atau makan makanan kecil, tapi jangan lupa untuk balik lagi buat belajar.
2. Atur Ruang Belajar
Kenyamanan ruang belajar juga bisa membuat suasana belajar kita menjadi enak. Jangan sampai ruangan tersebut berantakan, rapikan dulu barang-barang yang acak-acakan tersebut, jika sudah rapi akan keliatan lebih luas dan segar. Ini juga merupakan bentuk cara belajar efektif yang mempunyai faktor besar.
3. Dengarkan Musik
Ada yang bilang kalo cara belajar efektif sambil dengerin musik bisa ngebantu kita agar berpikir jernih. Hmm.. boleh dicoba tuh, tapi jangan sampai musik yang diputar adalah jenis musik hingar bingar, malahan tidak bisa konsentrasi nantinya. Carilah musik yang lembut, dan kalo bisa musik instrumental (tapi hati-hati, jangan sampai ketiduran lho).
4. Belajar dengan Praktik
Cara belajar efektif yang tidak membosankan keempat adalah jika belajar hanya dengan membaca (teori) saja, bisa menyebabkan jenuh, cobain deh untuk melakukannya (praktik). Misalnya pelajaran IPA, kita bisa belajar sambil mengamati tumbuh-tumbuhan, hewan atau apapun, dengan demikian kita bisa membuat sebuah acara belajar jadi mengasyikan, sekalian membuktikan kebenaran teori tersebut.
5. Belajar dengan Rutin
Dengan belajar dengan rutin, kita bisa mengingat pelajaran yang dahulu pernah diajarkan oleh guru maupun belum pernah diajarkan.
6. Jadilah seorang Detektif
Detektif? ini kan belajar bukannya mecahin kasus kejahatan? maksudnya adalah, di dalam belajar, anggaplah pelajaran itu sebagai teka-teki yang harus dipecahkan, atau kasus yang sangat sulit untuk diselesaikan. Kayak detektif Conan gitu, kalo kita berhasil mecahin kasus tersebut, berarti kita adalah detektif yang hebat.
7. Ubah Metode Belajar
Jangan belajar dengan cara yang sama dengan terus menerus. mungkin anda tidak cocok dengan teknik belajar seperti itu, setahu kami ada 3 jenis metode cara belajar efektif yang bisa anda pahami ini.
- Metode Membaca : sebagian besar orang mengunakan metode belajar ini, orang yang cocok mengunakan tidak mengalami kesulitan yang berarti.
- Metode Mendengarkan : Orang tipe ini akan lebih mudah
- Metode
Dalam cara belajar efektif, anda harus menciptakan suasana yang kondusif, nyaman dan tenang untuk belajar. Cara ini merupakan salah satu cara belajar yang baik karena bagaimanapun jika ingin materi yang anda pelajari itu bener-bener masuk ke otakmu, anda harus tenang dan dalam keadaan yang nyaman. Sehingga nggak mengganggu konsentrasi. Belajar di luar ruangan mungkin adalah pilihan yang cukup baik, karena selain lebih fresh, kita juga bisa lebih tenang dan nggak penat dalam belajar.
9. Sering tapi jangan lama
Belajar jangan terlalu lama, namung per sering anda belajar, seperti pagi 45 menit, siang 15 menit, sore 30menit, malam 1 jam, insya allah cara belajar efektif ini bisa berjalan baik.
10. Mengerti bukan Menghafal
Kalau anda menghafal sesuatu belum tentu anda mengerti. Saat Anda mengerti topik yang dipelajari, secara otomatis anda akan paham. Pemahaman ini yang akan membantu anda menganalisa jawaban. Jadi, biar soalnya diputar-putar, Anda pasti bisa jawab. Memang sih, beberapa mata pelajaran memang butuh hafalan. Misalnya saja tanggal bersejarah atau nama-nama tokoh. Kuncinya, baca berulang-ulang, tanpa anda sadari hafalan itu bakal melekat di ingatan dengan sendirinya.
Langganan:
Postingan (Atom)






